Britanusantara.id, Tanjabtim – Penyalahgunaan Narkoba telah menjangkau berbagai segmen masyarakat, tidak saja terbatas pada kelas menengah ke atas, tetapi juga sudah menjangkau masyarakat menengah ke bawah, bahkan hingga ke pelajar.
Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tanjabtim telah mencatat peningkatan penggunaan narkoba di daerah tersebut. Oleh karena itu, Dinas pendidikan dan kesehatan Kabupaten perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk memberantas bahaya narkoba di Tanjabtim.
Dengan melakukan tes urine secara rutin dan acak terhadap sekolahan di Kabupaten Tanjabtim. Tes urine dapat membantu mendeteksi penggunaan narkoba di kalangan pelajar dan mencegah penyalahgunaan narkoba di dunia pendidikan khususnya.
Seperti saat ini BNNK bersama Dinas Kesehatan Tanjabtim melaksanakan Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Deteksi Dini (Tes Urin) di Kecamatan Rantau Rasau, SMPN 2 Tanjabtim, pada hari Rabu 11 Febuari 2026.
Tazkirah, S.Sos. (Penelaah Teknis Kebijakan) mengatakan ini kegiatan rutin Seksi P2M BNNK Tanjabtim telah melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkotika dan deteksi dini (tes urin) yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Tanjabtim, Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah keterpaparan pelajar dengan narkotika sehingga angka prevalensi penyalahgunaan narkotika dapat berkurang.
Subhan,S.K.M.(Penelaah Teknis Kebijakan) petugas yang ikut dalam pelaksanaan Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Deteksi Dini (Tes Urin) di SMPN 2 Tanjabtim, mengatakan bahwa hasil kegiatan Tes Urine hari ini Alhamdulillah, Semua hasil tes urine pelajar yang di ambil semuanya Negatif, kegiatan juga berjalan dengan lancar,” Tutupnya.(***)















Discussion about this post