Britanusantara.id, Tanjabtim – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tanjab Timur mengadakan Rapat Koordinasi Pengembangan dan Pembinaan Kota/Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN) Tahun bisanya Anggaran 2024. di Aula Hotel Ratu Kabupaten Tanjab Timur pada hari Kamis (11/7/ 2024).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Tanjab Timur Mahrup
perwakilan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat serta Narasumber Dosen Unja Citra Darminto.
Kegiatan rakor ini adalah untuk menyampaikan bahwa kota/kabupaten beserta seluruh masyarakatnya memiliki tanggung jawab dalam upaya memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Kepala BNNK Tanjab Timur Emanuel Henry Wijaya mengatakan bahwa Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN) adalah kebijakan yang mendorong sektor pembangunan di wilayah kabupaten/kota untuk mengantisipasi, mengadaptasi, dan memitigasi ancaman narkoba.
“Program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika). Ini adalah tanggung jawab kita,” ujarnya.
Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, Emanuel Henry Wijaya menegaskan bahwa pihak BNNK Tanjab Timur mengajak pemerintah daerah untuk bekerja Sama dalam pemberantasan Narkotika di Kabupaten Tanjab Timur
Mahrup ketua DPRD kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) dalam sambutannya mengatakan,
bahwa penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan salah satu masalah serius yang menjadi tanggung jawab kita bersama.
Kepada semua pemangku kepentingan dituntut untuk dapat bersinergi dalam program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika di Kabupaten Tanjab Timur, Pintanya.
Semoga kedepannya Pemerintah Daerah membuat kebijakan yang mendorong berbagai sektor pembangunan di wilayah kabupaten yang berorientasi terhadap upaya mengantisipasi, mengadaptasi dan memitigasi ancaman narkoba.
Ketua DPRD Tanjab Timur Mahrup meminta masyarakat terlebih generasi muda agar jangan main-main dengan yang namanya narkoba. Hal tersebut bukan tanpa alasan, karena narkoba sendiri adalah sesuatu yang memang sudah sepatutnya untuk dihindari dan jangan sampai disentuh.
“Kami mengimbau kepada masyarakat khususnya para orang tua untuk terus memantau kegiatan anak kita, terus berikan arahan agar menjauhi narkoba,” katanya.
Menurutnya, narkoba akan memberikan banyak dampak buruk, baik itu terhadap prestasi, kehidupan di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat, serta bisa menghancurkan masa depan para generasi muda.” tegasnya.(GN)















Discussion about this post