• REDAKSI
  • PEDOMAN SIBER
  • KONTAK
Kamis, April 16, 2026
Brita Nusantara
Advertisement
  • HOME
  • HEADLINE
  • UMUM
  • PERISTIWA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • DESA
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
No Result
View All Result
Brita Nusantara
  • HOME
  • HEADLINE
  • UMUM
  • PERISTIWA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • DESA
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Brita Nusantara
Home DESA

Sambut Musim Kemarau Petani Sayur Menerapkan Metode Mulsa

redaksi by redaksi
11/07/2024
in DESA, HEADLINE
Sambut Musim Kemarau Petani Sayur Menerapkan Metode Mulsa
BagikanBagikan

Britanusantara.id, Tanjabtim – Memasuki peralihan musim dari hujan ke kemarau basah, petani sayur di Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjab Timur mulai menanam.

Kondisi cuaca seperti itu, metode olah Mulsa tanpa mengelola tanah menjadi solusi yang dipilih petani setempat.

Sebeba, mengolah lahan tanpa harus membakar menjadi semangat baru dalam dunia pertanian, perubahan iklim yang semakin nyata.

Petani setempat yang mengadopsi metode ini. Selain dianggap lebih efisien untuk tumbuh kembang tanaman sayur, metode ini juga menghindari munculnya kasus Karhutla.

Arif, seorang petani di Desa Lagan Ulu, Kecamatan Geragai ini mengatakan, tidak hanya mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, metode Muslsa ini juga membuka peluang untuk mendapatkan keuntungan yang signifikan.

“Metode Mulsa tanpa olah tanah atau MTOT ini sangat cocok musim peralihan untuk berbagai macam sayuran,” jelasnya.

Ia menjelaskan, metode ini menggunakan lapisan penutup organik di bedengan lahan pertanian. Seperti jerami, daung kering atau rumput kering.

“Lahan pertanian ini dibuka tanpa membakar lahan. Mulai dari pembukaan lahan hingga proses penanaman,” jelasnya.

Berdasarkan pengalamannya, penanaman sayur dengan metode ini hanya membutuhkan waktu sekitar 6 minggu, mulai dari masa tanam hingga panen.

 

Untuk hasil panen, nilai rupiah yang didapatkan dalam satu baris dengan metode tanam MTOT bisa mencapai Rp 500 ribuan.

“Sedangkan untuk metode konvensional, hasil yang didapat sekitar Rp 300 ribu,” ungkapnya.

Sebagai seorang petani, dirinya merasa metode pertanian dengan MTOT biaya produksinya lebih rendah dibandingkan konvensional.”Hematnya biaya produksi ini karena, satu lubang tanam bisa digunakan untuk berbagai jenis tanaman,” pungkasnya. (GN)

Previous Post

Pemkab Tanjab Timur Menetapkan Status Siaga Karhutla, Bulan Agustus Diprediksi Masuk Musim Kemarau

Next Post

Air Panas di Objek Wisata Tanjab Timur Bisa Langsung Digunakan

Next Post
Air Panas di Objek Wisata Tanjab Timur Bisa Langsung Digunakan

Air Panas di Objek Wisata Tanjab Timur Bisa Langsung Digunakan

Discussion about this post

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Wabup Tanjabtim Muslimin Tanja Hadiri Pembukaan Turnamen Volly Ball APDESI CUP Tahun 2025 di Kecamatan Sabak Timur

Wabup Tanjabtim Muslimin Tanja Hadiri Pembukaan Turnamen Volly Ball APDESI CUP Tahun 2025 di Kecamatan Sabak Timur

06/11/2025
Salaming dan Rekan LSM Akan Melaporkan Akun Tiktok Richo Irwansyah ke Polres Tanjabtim

Salaming dan Rekan LSM Akan Melaporkan Akun Tiktok Richo Irwansyah ke Polres Tanjabtim

25/09/2025
Firman Menuturkan Akan Mendesak Ketua DPRD Tanjabtim dan Para Fraksi PAN Untuk Bertemu.

Firman Menuturkan Akan Mendesak Ketua DPRD Tanjabtim dan Para Fraksi PAN Untuk Bertemu.

28/12/2024
Fenomena Borong Partai Pilgub Jambi, Pengamat “Percuma Jika Kinerja Petahana Tak Bagus

Kotak Kosong Gagal, Haris Terjebak Skema Hamburkan Sumber Daya Borong Partai

07/08/2024
Pencarian korban

Asik Bermain Layangan Bocah 6 Tahun Jebur ke Sungai

0
Mantan Jurnalis, Sebagai Ketua APDESI,Nama Amiruddin Masuk Radar Cawabup Potensial Tanjabtim

Mantan Jurnalis, Sebagai Ketua APDESI,Nama Amiruddin Masuk Radar Cawabup Potensial Tanjabtim

0
Bupati Seminar Pengendalian Mutu Pekerjaan Konstruksi

Bupati Seminar Pengendalian Mutu Pekerjaan Konstruksi

0
Duet Dilla Hich-Muslimin Tanja, PAN Pecah Pasca Dukung Laza

Duet Dilla Hich-Muslimin Tanja, PAN Pecah Pasca Dukung Laza

0
Peran Psikolog Dalam Dunia Pendidikan, Fondasi Nyata Pembentukan Karakter Peserta Didik

Peran Psikolog Dalam Dunia Pendidikan, Fondasi Nyata Pembentukan Karakter Peserta Didik

11/04/2026
Tanjabtim Bidik Hilirisasi Kelapa, Bupati Hj. Dilla Hikmah Sari Sambut Investor Jerman dan Akademisi UNJA

Tanjabtim Bidik Hilirisasi Kelapa, Bupati Hj. Dilla Hikmah Sari Sambut Investor Jerman dan Akademisi UNJA

11/04/2026
Heboh Kapal 10 GT Tanjabtim, Ini Penjelasannya

Heboh Kapal 10 GT Tanjabtim, Ini Penjelasannya

07/04/2026
BNNK Tanjabtim Razia Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, Ini Hasilnya

BNNK Tanjabtim Razia Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, Ini Hasilnya

06/04/2026

Recent News

Peran Psikolog Dalam Dunia Pendidikan, Fondasi Nyata Pembentukan Karakter Peserta Didik

Peran Psikolog Dalam Dunia Pendidikan, Fondasi Nyata Pembentukan Karakter Peserta Didik

11/04/2026
Tanjabtim Bidik Hilirisasi Kelapa, Bupati Hj. Dilla Hikmah Sari Sambut Investor Jerman dan Akademisi UNJA

Tanjabtim Bidik Hilirisasi Kelapa, Bupati Hj. Dilla Hikmah Sari Sambut Investor Jerman dan Akademisi UNJA

11/04/2026
Heboh Kapal 10 GT Tanjabtim, Ini Penjelasannya

Heboh Kapal 10 GT Tanjabtim, Ini Penjelasannya

07/04/2026
BNNK Tanjabtim Razia Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, Ini Hasilnya

BNNK Tanjabtim Razia Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, Ini Hasilnya

06/04/2026
Brita Nusantara

Copyrigh @2024 BRITA NUSANTARA - by Zabak Creative

TENTANG KAMI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN SIBER
  • KONTAK

ikuti kami

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • HUKUM
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • DESA
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL

Copyrigh @2024 BRITA NUSANTARA - by Zabak Creative