Britanusantara.id Tanjabtim – Tampil memukau Dilla -Muslimin merupakan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Nomor urut dua tampil memukau saat debat publik kedua yang di gelar oleh KPU Kabupaten Tanjabtim Jumat malam 15, November 2024). Bagaimana tidak, paslon ini mampu mempertahankan visi-misi di hadapan lawan kandidat pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Laza-Aris hingga akhir debat.
Program bantuan pompong 10 GT bagi para Nelayan tetap menjadi ulasan. Pasangan Dilla-Muslimin yakin dengan program bantuan pompong 10 GT nelayan akan lebih sejahtera.
Dilla-Muslimin yang merupakan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjabtim Nomor urut dua tampil memukau saat debat publik kedua di laksanakan di gedung Sidang paripurna DPRD Tanjabtim yang gelar oleh KPU Kabupaten Tanjabtim Jumat malam. Bagaimana tidak, paslon ini mampu mempertahankan visi-misi di hadapan pasangan Laza-Aris hingga akhir sesi debat.
Salah satunya, program bantuan pompong 10 GT bagi para Nelayan tetap menjadi ulasan. Pasangan Dillah-MT yakin dengan program bantuan pompong 10 GT nelayan akan lebih sejahtera.
Adu visi dan saling memberikan Tanggapan kedua Kandidat membuat suasana debat semakin menarik. Apalagi saat Dilla-Muslimin menegaskan program yang di tawarkan pasangan Dilla-Muslimin terkait masa depan. Bukan program yang mundur kebelakang dengan bantuan-bantuan yang tidak relevan.
“Program kami jauh kedepan,bukan malah mundur kebelakang,”ujar Muslimin Tanja di sambut riuh oleh simpatisan.
Tak hanya itu, jawaban paslon Dilla-Muslimin lebih tepat sasaran di bandingkan dengan Paslon Laza-Aris. Jawaban yang visoner pun selalu di lantaran oleh pasangan nomor urut 2. Baik secara singkat, maupun dengan durasi panjang yang paling penting sangat jelas..
Komitmen yang tidak keluar dari konteks pertanyaan yang diberikan oleh moderator atau pun dari Paslon Laza-Aris, Paslon Dilla-Muslimin terus terarah dan terukur pada 18 program unggulan. Dengan demikian dalam debat Kandidat putran kedua Paslon Dilla-Muslimin jauh lebih unggul dari lawan politik nya.(***)















Discussion about this post